Assalamualaikum Wr.Wb.
Hay teman teman, apa kabar nih? ya, di artikel kali ini Admin akan
membagikan sebuah postingan tentang cerita anak manajemen A yang saat
ini kuliah sambil bekerja. Namanya Jamangah Tirto Bayu, lahir di
Banyumas, 3 Juli 1998. Dia seorang mahasiswa yang sedang menempuh gelar
S-1. Saat ini Dia bekerja di Roket Chiken, tak heran jika Dia memiliki
julukan Si Geprek. Semoga dari cerita ini kita semua mendapat inspirasi
baru ya teman teman.
Suka duka kuliah reguler sambil bekerja.
Menurut Mas Bayu, kuliah sambil bekerja itu sangat menyenangkan. Bisa
memiliki banyak teman baru, bisa saling berbagi pengalaman, menambah
wawasan. Karena jika kita kuliah, kita akan selalu mendapat tugas-tugas
yang baru, yang mengharuskan kita terjun ke masyarakat. Nah, pengalaman
seperti itulah yang menyenangkan, membuat wawasan kita terbuka lebar
dengan mengenal orang-orang baru, tidak hanya bekerja di dapur dari pagi
sampai malam. Dengan bekerja juga kita bisa membayar biaya kuliah
sendiri, dengan uang hasil keringat sendiri, sehingga itu akan membuat
kita lebih menghargai setiap jam dari perkuliahan. Memang, ada duka yang
tersimpan dibalik itu. Harus ada waktu istirahat yang dikorbankan.
Setiap pulang kuliah Mas Bayu langsung berangkat bekerja, pulang jam 10
malam. Tak jarang Dia sering mengalami kelelahan, seperti badan
pegal-pegal. Tapi itu tidak menyurutkan semangatnya. Dia sangat rajin
berkuliah dan menikmati pekerjaannya.
Cara membagi waktu antara bekerja, kuliah, dan beristirahat.
Sabtu-Minggu adalah hari liburnya, libur bekerja dan libur kuliah.
Biasanya Mas Bayu selalu menggunakan hari liburnya untuk mengerjakan
tugas-tugas kuliah. Jika tidak ada tugas kuliah, Dia beristirahat sambil
meluruskan tulang-tulangnya setelah satu minggu bekerja dan berkuliah.
Motivasi untuk tetap semangat.
Mas Bayu adalah orang yang sangat bersemangat mencari ilmu. Dia sadar
bahwa di era revolusi industri 4.0 ini, orang yang tidak memiliki
pendidikan akan tertinggal oleh orang-orang di Dunia yang memiliki
pendidikan tinggi. Mas Bay juga paham jika ilmu itu sangat bermanfaat
sampai tua nanti, sedangkan harta hanya bersifat sementara. Tanpa ilmu,
kita tidak bisa apa-apa. Dia juga ingin menjadi manusia yang berguna
bagi Bangsa, Agama, dan Keluarganya. Untuk itulah kita harus berilmu
jika ingin berguna bagi manusia yang lain, terutama membanggakan kedua
orang tua.
Pesan untuk seluruh mahasiswa indonesia yang saat ini kuliah sambil bekerja.
Tetap semangat menikmati hari-hari kita sebagai pegawai dan mahasiswa.
Memang berat dan cape bekerja sambil berkuliah itu. Kita dituntut untuk
pintar-pintar memanajemen waktu agar bekerja, kuliah, dan istirahat bisa
seimbang. Tapi percayalah, suatu saat nanti akan ada kebanggaan
tersendiri di dalam diri kita. Karena kita bisa kuliah tanpa meminta
uang dari orang tua. Dan teruslah berjuang, ingat rasa lelah kita
nantinya akan terbalas dengan kesuksesan. Tidak ada perjuangan yang
sia-sia, asal kita mau berjuang.
Ya, itulah cerita dan motivasi dari Mas Bayu, semoga semua orang akan
terinspirasi setelah membaca artikel ini. Jangan pernah bilang "Saya
tidak punya uang untuk sekolah" memangnya anda Tuhan? yang tahu seberapa
rezeki yang akan diterima. Hanya Tuhan yang tau seberapa besar rezeki
yang akan di beri, pasti akan ada jalan dan rezeki untuk setiap orang
yang ingin mencari ilmu. Seperti kata Pak Rektor Dr. Roby Setiadi,
S.Kom., M.M. Ubahlah mindset, jika ingin memperbaiki taraf hidup ya
harus punya pendidikan. So, tetap semangat teman teman. There is not imposible
gays. Thank you.
Wassalamualaikum Wr.Wb.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar