Sabtu, 26 Januari 2019

LARA TAWA KULIAH SAMBIL BEKERJA

 Assalamualaikum Wr.Wb.

Hay teman teman, apa kabar nih? ya, di artikel kali ini Admin akan membagikan sebuah postingan tentang cerita anak manajemen A yang saat ini kuliah sambil bekerja. Namanya Jamangah Tirto Bayu, lahir di Banyumas, 3 Juli 1998. Dia seorang mahasiswa yang sedang menempuh gelar  S-1. Saat ini Dia bekerja di Roket Chiken, tak heran jika Dia memiliki julukan Si Geprek. Semoga dari cerita ini kita semua mendapat inspirasi baru ya teman teman.



    Suka duka kuliah reguler sambil bekerja.

Menurut Mas Bayu, kuliah sambil bekerja itu sangat menyenangkan. Bisa memiliki banyak teman baru, bisa saling berbagi pengalaman, menambah wawasan. Karena jika kita kuliah, kita akan selalu mendapat tugas-tugas yang baru, yang mengharuskan kita terjun ke masyarakat. Nah, pengalaman seperti itulah yang menyenangkan, membuat wawasan kita terbuka lebar dengan mengenal orang-orang baru, tidak hanya bekerja di dapur dari pagi sampai malam. Dengan bekerja juga kita bisa membayar biaya kuliah sendiri, dengan uang hasil keringat sendiri, sehingga itu akan membuat kita lebih menghargai setiap jam dari perkuliahan. Memang, ada duka yang tersimpan dibalik itu. Harus ada waktu istirahat yang dikorbankan. Setiap pulang kuliah Mas Bayu langsung berangkat bekerja, pulang jam 10 malam. Tak jarang Dia sering mengalami kelelahan, seperti badan pegal-pegal. Tapi itu tidak menyurutkan semangatnya. Dia sangat rajin berkuliah dan menikmati pekerjaannya.


Cara membagi waktu antara bekerja, kuliah, dan beristirahat.

Sabtu-Minggu adalah hari liburnya, libur bekerja dan libur kuliah. Biasanya Mas Bayu selalu menggunakan hari liburnya untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Jika tidak ada tugas kuliah, Dia beristirahat sambil meluruskan tulang-tulangnya setelah satu minggu bekerja dan berkuliah.

Motivasi untuk tetap semangat.

Mas Bayu adalah orang yang sangat bersemangat mencari ilmu. Dia sadar bahwa di era revolusi industri 4.0 ini, orang yang tidak memiliki pendidikan akan tertinggal oleh orang-orang di Dunia yang memiliki pendidikan tinggi.  Mas Bay juga paham jika ilmu itu sangat bermanfaat sampai tua nanti, sedangkan harta hanya bersifat sementara. Tanpa ilmu, kita tidak bisa apa-apa. Dia juga ingin menjadi manusia yang berguna bagi Bangsa, Agama, dan Keluarganya. Untuk itulah kita harus berilmu jika ingin berguna bagi manusia yang lain, terutama membanggakan kedua orang tua.

Pesan untuk seluruh mahasiswa indonesia yang saat ini kuliah sambil bekerja.

Tetap semangat menikmati hari-hari kita sebagai pegawai dan mahasiswa. Memang berat dan cape bekerja sambil berkuliah itu. Kita dituntut untuk pintar-pintar memanajemen waktu agar bekerja, kuliah, dan istirahat bisa seimbang. Tapi percayalah, suatu saat nanti akan ada kebanggaan tersendiri di dalam diri kita. Karena kita bisa kuliah tanpa meminta uang dari orang tua. Dan teruslah berjuang, ingat rasa lelah kita nantinya akan terbalas dengan kesuksesan. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, asal kita mau berjuang.

Ya, itulah cerita dan motivasi dari Mas Bayu, semoga semua orang akan terinspirasi setelah membaca artikel ini. Jangan pernah bilang "Saya tidak punya uang untuk sekolah" memangnya anda Tuhan? yang tahu seberapa rezeki yang akan diterima. Hanya Tuhan yang tau seberapa besar rezeki yang akan di beri, pasti akan ada jalan dan rezeki untuk setiap orang yang ingin mencari ilmu. Seperti kata Pak Rektor Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. Ubahlah mindset, jika ingin memperbaiki taraf hidup ya harus punya pendidikan. So, tetap semangat teman teman. There is not imposible gays. Thank you.

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar